안녕하세요?...Welcome to Suray's World & Beyond

where you will see what I treasure and cherish in simple yet wonderful life.


Showing posts with label Arc de Triomphe. Show all posts
Showing posts with label Arc de Triomphe. Show all posts

Saturday, July 4, 2015

Traditional Night Market @ Kediri

melewati terowongan di bawah SGL.  
leading to the parking lot where lots of motorbikes were parked. 
We made a t shirt with Bara's name on the back of the shirt...at a cost of 17,000 Rupiah or 1.5$. 
We continued our stroll along the market. 
When we encountered this passionately kind-heart man selling fresh orange juice...for 5,000 each. 
But..as it turned out...the juice was superb!!! 
As it is a night market....the traditional one....we could bump into lots of vendors like these barbie-like dolls. 
let's take a moment for selfie. 
oh...kutemukan krupuk ini. wow....dan gulali or traditional stweets... 
and..got some to bring back home. 
mengingatkanku pada masa kanak-kanak... 
with the Arc de Triomphe visible....we're going back home. 
A traditional night market near SGL Kediri.
bye bye SGL. night time well spent. 
But..before going back home..NASI GORENG.......was a stop-over.... 
Oh...this was one of the BEST nasi goreng I ever had.
We're having a great night out with my younger sister's family. 
Selfie again.....!!!

Simpang Lima Gumul: Arc de Triomphe ala Kediri

We managed to visit the SGL (Simpang Lima Gumul), a monument at the eastern gate to Kediri city. 
This was built like the famous Arc de Triomphe in Paris. ^^ Of course, it's completely different in style and grandeur. Though I've never been to the one in Paris, this one in Kediri is more like half-finished monument..
Well, it's relatively good in the sense that for the locals who yearn for something different...it's a good hang out place...^^ but...the final touch of this monument was not that smoothly executed. 
Unfortunately that's what I felt....^^
But, of course, it didn't prevent us from enjoying the time we spent there. 
The reliefs carved on each side of the monument tell about the history of Kediri..since its initial establishemt until the present day. 
At least...we were there to be there for ourselves to see what's the fuzz about it. 
Did we enjoy the trip? oh, yeah we did. 
Arc de Triomphe ala Kediri...none other than Simpang Lima Gumul (SGL) Monument.

Friday, June 17, 2011

Arc de Triomphe ala Kediri alias SGL (Simpang Lima Gumul)

Akhirnya bisa juga saya melihat Simpang Lima Gumul atau Monumen SLG di Kediri untuk kesekian kalinya di Kediri—tempat kelahiran saya. Sudah sering memang saya mendengar dari cerita teman dan bahkan sering melihat dari mbah Google seperti apa Simpang Lima tersebut.  Kesan pertama (saat pertama kali ke sana) pastilah....‘Waoh...lumayan besaar’. setelah kesekian kali: hmm ok. biasa saja. tapi tetap worth visiting. apalagi semakin banyak tempat semacam water park di sekitarnya.

Sebelumnya, kalau ditanya Simpang Lima, ingatan saya pasti ke Simpang Lima Semarang dan bisa jadi kebanyakan orang juga akan menjawab hal yang sama. Ternyata Simpang Lima di Kediri sepertinya akan (atau jangan-jangan sudah) terkenal di para pelancong domestik paling tidak. Paling tidak untuk orang Jatim yang sering bepergian melewati kota Kediri.
Kembali ke cerita di atas, pertama kali ke sana asalah saat saya yang notabene adalah kelahiran Kediri tahun lalu ketika kudu pulang untuk bertemu orang tua yang mau berangkat haji. Nach, mampirlah saya ke sana ketika ada kesempatan…
Memang benar…sepintas mirip dengan… Monumen Arc de Triomphe yang terdapat di Paris, Perancis. Itu kesan pertama pas pertama kali melihatnya. Karena saya datang pas siang hari yang terik-teriknya, emosi karena sengatan mentari kemungkinan membuat saya tak bisa menikmati Arch de Triomphe-nya Kediri dengan seksamaKarena saya sebelum ke sana telah lihat foto SLG ini lewat mbak Google yang diambil saat malam hari yang menunjukkan pesona nan cantik, maka buyarlah impian saya mengenai SGL ini. Apalagi, reliefnya yang terkesan kurang detil…

Namun, di luar itu semua,…ternyata saya masih menyimpan keinginan untuk tetap bisa ke sana lagi dan harus malam hari kalau bisa….karena kesan dan nuansa romantis yang nampaknya bisa ditawarkan monumen SLG Kediri ini. Saya pikir, monumen ini telah menjadi (atau bisa menjadi) kebanggaan warga Kediri. Apalagi, sepengetahuan saya, kota-kota di propinsi Jatim sepertinya berlomba untuk menciptakan ciri khas wisatanya, Surabaya terakhir kali dengan Jembatan Suramadu-nya, Lamogan dengan Lamongan Park-nya, Malang (tepatnya kota Batu) dengan BNS (Batu Night Spectacular)nya. Oh, belum lagi ada Jatim Park 1 dan 2-nya dan Taman Safari..satu lagi..Jember dengan Jember Fashion Festival-nya (yang ini wisata budaya).

Intinya adalah…sepertinya Kediri sebagai salah satu kota yang berada di persimpangan kota Nganjuk, Jombang, Malang, dan Tulung Agung ingin memanfaatkan statusnya sebagai kota transit dengan mendirikan ciri khusus yang diharapkan bisa menarik orang untuk datang berwisata ke kota Tahu ini. Itulah yang sepertinya ingin dicapai oleh SLG.

Bagi para siapa pun yang ada rencana ke Kediri, jangan lupa untuk mampir ke SLG. Berfotolah di malam hari…dan mungkin seakan zaaap Arc de Triomphe Paris ada di belakang Anda sebagai latar…

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...