안녕하세요?...Welcome to Suray's World & Beyond

where you will see what I treasure and cherish in simple yet wonderful life.


Showing posts with label Tempat Tempat Seru di Korea. Show all posts
Showing posts with label Tempat Tempat Seru di Korea. Show all posts

Thursday, August 1, 2013

DMZ Photo Exhibition @ KBS

I was walking through the KBS tube tunnel when I encountered an on-going exhibition of DMZ theme photo exhibition. 
This is the KBS tube for KBS employees and visitors whenever they want to go from one building to another. I think it is the best spot to have an exhibition, then. 
hmm..never see DMZ like this before. 
snow-covered DMZ.
Frozen with seemingly no life.... 
another section of the exhibition tube...
All kinds of pictures depicting the never before seen footage or pictures from DMZ. 
A picture taken from one of the surveillance underground shelter. 
Another snow-covered mountain range in DMZ. 
Loved this one. It is a contrasting depiction of what's left with the Korean War..
a rotten tank dumped on a green ...with bright blue backdrop! 
This one too, with the title "the Power of Time", the picture tells the springing up sprout that goes against the time.... 
Now..this is something that I wanna go and see.
This was not the DMZ that people got a chance to see on a tour... 
I wish more people would take their time and take a look at the pictures... 
Had it not been explained that it was in DMZ, I would've mistaken it for the Himalayan Mountain. 
A silhouette of a tank at dusk. 
A silhouette of a tank at night.

Eyra's Hour @ Myeongdong

Let's try putting it on. And the moment she put it on....she said she liked it.
Well..it's on sale..why not. 
So..she changed her outfit right on afterwards. Okay, dear..as long as you like it. 
The one-hour time we spent there and she got away with that that blue one:) 
Another summer outfit for her. 
Yup: one-hour, went it, put one on, got one, got home. 

Saturday, September 15, 2012

삼성전 Sam Seong Jeon @ JEJUDO

What is this place actually? Well, more about this later. But, first...I was impressed by the shady place like this in the first place. I loved the relatively big trees with its so-called canopy-like function that gave a place a kind of serene atmosphere. Personally, I think I felt like I was in Bali. Well, this place kind of reminded me about one of the places I visited in Bali. 

and..why is that? Simply because, this place is the very spot where a 'holy' shrine closely related with Jeju island's legend is located. This place is so perfect in the sense that the setting, the weather, the oxygen-laden(?)^^ parks (thanks to its huge trees) are all there. Just look at the picture above. Well, this picture does not do justice to the real serenity I felt while visiting the place, though.  

Ok, more an that....later. But this is the very place that becomes the center of the attention for anyone visiting this shrine. See the hole in the middle of the lawn in the picture? Well, legend has it that three god-like men emerged from the grounds right on that very spot. I also learned that they were the ones who 
established the Tamna Kingdom. (Tamna was the other name for Jeju in ancient time)

Now..a bit of a pose before going to outline further about this place. Well, I thought to myself that I need to take a picture right in front of this historical place.

As the signboard says, this is the place where three demi-gods emerged from the ground.

I was enticed by this place that I took several pictures out of curiosity and amazement. Well, I've never heard any of the legends or historical background surrounding Jeju with its ancient Tamna kingdom. 

I was overshadowed by the shades. Anyway, I had to be in this picture. 

 The shrine, the memorial table of the three demigods are preserved. Memorial services are held on April 10th and October 10 every year by descendants. 

Saturday, August 18, 2012

Tempat Tempat Seru di Korea & Selebriti Korea (part 2)


This is an excerpt or transcript of my other show (Tempat Tempat Seru & Serba Serbi Selebriti) on KBS World Radio in Bahasa Indonesia and...broadcasted live from Seoul every Saturday night throughout Sunday. Just for the sake of keeping a record of what I have been doing in Korea, this is uploaded into my blog as it was written as an original text prior to broadcasting. Oh, for anyone who might not yet be familiar, this is a kind of talk show with my fellow DJ, Sani up to the end of July TTand produser Lee (as I call her) starting from the first week of August 2012 up to now....


Juli 2012
PS: Waktunya ngobrolin TTS nih, San.

S: Ya, Pak Suray. Ada cerita seru apa lagi ini yang bisa kita bagi ke para pendengar kita?

PS: Buannnnyak, San.  Saking banyaknya nich, saya juga bingung memilah dan memilih mana yang perlu saya sampaikan dulu untuk cerita TTS kali ini. Namun, begini saja, saya tiga hari lalu baru saja pulang dari kota kedua terbesar di Korea Selatan.

S: nah, pendengar semua pasti tahu apa yang dimaksud pak Suray.

PS: Ya, benar. Saya yakin pasti banyak yang tahu. Tapi bagi yang belum, saya baru pulang dari kota pelabuhan terbesar ke-5 di dunia, yaitu Busan.

S: Pak Suray, kog jalan jalan melulu. ^^ Bagaimana sekolahnya?

PS: ahem ahem.....iya tuh San. Seharusnya memang ada kelas, tapi karena ini juga merupakan tugas saya sebagai ‘duta Korea’ maka saya tak bisa meninggalkan yang ini juga. Karena pengalaman di luar juga bagus untuk menambah wawasan ilmu dan pengetahuan saya mengenai Korea. Lagi pula, saya kan telah mendapat ijin dari dosen-dosen saya di sini. Nah, plong deh rasanya.

S: Ok, apa yang perlu diperkenalkan mengenai Kota ini, pak Suray?

PS: Tak ada yang tak tahu Busan. Omong-omong...saya kan ke Busan melewati tanah kelahiran alias kampung halamannya Sani.

S: hehehee...ya. Ulsan. Jadi kalau ke Busan dari Seoul pasti melewati Ulsan.

PS: hmmm....saya sempat melihat dari dalam kereta deh suasana daerah kampung halamanmu Sani.

S: Hmm kapan-kapan cerita tentang Ulsan ya nanti. Nah sekarang, kita terusin perjalanan kisah kita ke Busan.

Saya yakin banyak pendengar yang tahu juga bahwa Busan sangat terkenal sebagai kota Film dan Festival. Pendengar pasti banyak yang tahu ‘kan.....tentang BIFF atau Busan International Film Festival, misalnya. Lalu ada juga BEXCO, Busan Expo and Convention yang luasnya adalah 26,500 meter persegi. The world’s largest department store, Shinsegae di Centum City juga masuk Guinnes Book of World Record pd tahun 2009. Di dalam mall segede ini ada semua fasilitas, kalau toko pasti, ice rin untuk skating, ini juga di Taman Anggrek Mall Jakarta juga ada. bioskop itu mah biasa. Kata orang Sunda.

S: Lha kalau hanya sekedar luas tapi tak ada yang menarik...lalu apa yang membuat mall ini berbeda nich Pak?

PS: itu dia, San. Saja juga penasaran. Kalau mall terbesar itu sudah biasa, maka saya harapkan ada sesuatu yang spesial.

S: Apa pak? Apa itu?
PS: ada dua ya, menurut saya.

Pertama: Spa Land. Ya...ini adalah jimjilbang atau kamar mandi umum atau sauna yang mewah di dalam mall terbesar di dunia ini. Ada sekitar 22 tema. Namanya juga land. Seperti disneyland atau Ancol hehe...tapi ini kita berspa-spa ria di dalamnya. Ada teman Roma, Piramid, Bali, kamar sauna es, sauna susu, sauna tradisional korea dan masih banyak lagi.

PS: Kalau Sani pastinya juga pernah ke Sauna kan? Apa yang Sani lakukan? Cerita dong San..
S:..........^^
PS: Hanya ini bedanya....luaaaaaasss dan modern tapi mewah tapi tradisional. Bingung menggambarkannya.

S: Pak Suray mencoba semuanya?

PS: Nah ceritanya kan saya sebagai Korea Brand Communicator ....punya tugas selama 3 jam harus meliput shinsaegae department store ini untuk dijadikan bahan berita. Duh.....Pengeeeeeen....tapi karena saya harus lari dan meliput banyak tempat yang seharusnya saya singgahi paling tidak  8 jam baru tuntas, maka....hiiiiks tak lah. Sayang kan? Lagi pula kalau saya mencoba nanti..saya khawatir tak mau keluar dan ditinggal rombongan.
Nah yang kedua sekarang ya?

S: Ya, sekarang yang kedua apa nih Pak?

PS: saat ini selama liburan musim panas, di Mall ini sedang berlangsung pameran patung lilin yang terkenal, siapa yang tak kenal Madame Tussaud Wax museum? Nah, saat ini sedang ada pameran di sini. Di sana para pengunjung bisa berfoto bersama Presiden obama, presiden Lee Myung Bak, LADY Gaga, Bae Young Jun, Brad Pitt, Jackie Chan dan banyak lagi tokoh dunia yang ......terima nasib...dipatungkan^^ hehehe.

S: Pak Suray sempat ke sana juga?

PS: ini dia. Mumpung di sini, maka akan rugi bila tak menyempatkan waktu untuk berfoto bersama mereka. Dengan tiket masuk sebesar 8000 Won, kita bisa menikmati waktu kita seakan akan bersama mereka. Katanya, bila minat dan permintaan masyarakat banyak...maka ada kemungkinan akan dijadikan permanen di Korea. Oya bagi para pendengar di Indonesia yang ingin menikmati ini...silakan datang ke Busan. Atau....saya dengar nih....di Jakarta juga akan dibuka bulan Juli ini, Madame Tussauds wax museum di Ancol.

S: jadi yang di Busan ini bersifat sementara?

PS: itulah Sani. Padahal..bila ini akan ada terus..maka bisa menjadi salah satu tambahan top destination bagi Busan yang mempromosikan dirinya sebagai Dynamic Busan.
---------------------------------------------------------( istirahat 1 detik )^^-------
PS: Hmm bagaimana? menyenangkan ‘kan, Busan itu?

S: Hmm benar juga ya Pak. Sebentar pak Suray. Saya juga pernah mendengar bahwa di Busan nih ada juga hal lain yang masuk ke Guinness Book of World Records selain itu.
PS: Ya, benar. Oleh-oleh informasi dari Busan yang terakhir ini terkait dengan BIFF, nih San.

S: tapi kan BIFF saat ini tidak ada, Pak? Jadi apa asyiknya kita ke sana?

PS: Nah itu juga...anggapan orang. Bahkan banyak orang Korea di luar kota Busan, bahkan penduduk kota Busan sendiri yang menganggap NGAPAIN ke tempat penyelenggaraan BIFF bila tak ada acara itu.

Ini juga yang saya pelajari ketika datang ke sana. Kami sempat mengunjungi tempat namanya 영화의 전당 atau Busan Cinema Center atau Wisma Film Busan kalau saya bahasa Indonesiakan.  Inilah tempat BIFF dilaksanakan setiap tahun. Nah di tempat inilah Busan memegang satu lagi rekor dunia, yaitu cantilever roof atau atap gantung terpanjang di dunia yaitu sepangjang 85 meter. Atap ini semacam anjungan gantung atau jembatan gantung tanpa penyangga bawah yang memberikan kesan futuristik tempat BIFF ini.

Selain itu, tempat ini juga menyediakan berbagai macam kegiatan dan perpustakaan, kafe, serta penayangan film-film internasional setiap harinya. Nah silakan mbah google bila para pendengar penasaran. Silakan ketik Busan Cinema Center..maka akan ada informasi lengkap di sini.

S: Wah ...ada dua rekor dunia dalam hal konstruksi gedung yang harus dilihat di Busan ya Pak?

PS: Benar. Sebenarnya masih banyak cerita mengenai Busan ini...tapi yang lain bisa kita bagikan dalam TTS TTS selanjutnya. Kita buat serial beberapa kali saja ya..untuk Busan ini. Tak terhitung betapa banyak Tempat Tempat Seru dan Menegangkan di Busan. Silakan tunggu kami lagi di TTS berikutnya.

Info Selebriti:
PS: Kali ini kita nyinggung film Korea ya. Tadi kan sudah ngomongin BIFF BIFF-an. Nah....tak ada salahnya ya bila kita nyinggung masalah perfilman Korea. Tapi maaf nih pendengar saya tak akan gosipin artis-artisnya saat ini. Saya akan menyoroti suasana perfilman Korea minggu ini.

S: Oh begitu? Kenapa pak? Kan asyik tuh nggosippin dan ngebayangin artis dan aktor yang mungkin para pendengar sukai dan dambakan
PS: hehe...benar. asyik juga. Apalagi ...pas musim hujan atau jangmachol seperti ini
S: ...dengan mendung dan awan sendu yang bergelayut di langit Korea....
PS: eit..eit..stop stop stop...nanti terlalu puitis...kamu malah teringat dambaan hatimu lho...
S: ehe...maaf ya pendengar. Entah kenapa kog tiba tiba...melamun....
Ok kembali sadar. Ok Pak Suray, mengapa kita KALI INI harus ngomongin tentang dunia perfilmannya? Kog bukan artisnya?

PS: Kita perlu dong....selalu mengingatkan pendengar tentang dunia di balik gemerlapnya dunia artis dan aktor film. Itung-itung sebagai tambahan wawasan.
S: Ok, apa yang ingin Pak Suray sampaikan?

PS: Sejak tahun 2000 telah terjadi booming film Korea. Banyak yang mengkhawatirkan atau mencibir bahwa film korea booming hanya hangat hangat tahi ayam alias sebentar lagi juga pudar. Tapi NYATANYA? Selama lebih dari satu dekade nich San...eh Sani tahu kan?
S: ya..bahwa film Korea tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri? Begitu kan pak Suray?

PS: TEPAAATT!. Itu yang saya maksudkan, San.
itulah pendengar. Di tengah berita Hallyu yang sepertinya didominasi oleh dunia artis K-Pop dengan boy boy and girl girl bandnya...^^. Ada satu hal yang terkadang luput dari sebagian pecinta Korea bahwa Korea tetap menunjukkan giginya dalam kancah perfilman.

S: Hmm..kalau begitu, bisa dong Pak Suray. Adakah bukti buktinya?

PS: Ok, sebagai informasi ringan dalam..acara ini. Maka...yuk kita lihat tangga mingguan box office film yang beredar di Korea. Dari 10 film terlaris sampai akhir minggu awal Juli ini, maka ada 6 film Korea yang masuk. Hebat kan?

S:Dari kacamata pak Suray... yang setahu saya juga penggila film...^^ hehe benar kan? .itu menunjukkan apa ya Pak?
PS:
satu: film Korea tetap punya cengkeraman yang kuat di pasar domestik. Artinya nich Orang Korea tetap MAU menonton filmnya sendiri. Walaupun pasti ada yang berubah.
Dua: industri film Korea terus berkembang di tengah persaingan yang ketat dengan kran impor film Hollywood.

S: Benar. Saya juga berpikir seperti itu, Pak. Walaupun saya jarang nonton....^^ ternyata apa yang diungkapkan pak Suray ada benarnya juga.

PS: nah...ini yang saya kira memang perlu terus dijaga, San. Dunia kreatif negeri sendiri memang harus dicintai. Memang sih...buat apa melihat kalau yang dilihat tak bagus. Jadi dengan bukti bahwa banyak film Korea yang bertahan melawan film hollywood di bioskop-bioskop Korea....berarti film Korea bisa bersaing mutunya.

S: Tapi pak Suray, itu kan dari jumlah filmnya. Kalau penonton bagaimana?
PS: hmm...ini yang jadi kekhawatiran. Bulan ini market share film Korea dibanding film Hollywood adalah 70% dibanding 30%. Hollywood menang. Tapi ini hanya karena ada the Amazing Spiderman. Semua orang ingin nonton the amazing spiderman pada musim panas ini. Jadi penetrasi film ini memang kuat. Tapi kembali ke jumlah film yang dirilis.....ada 6 yang bertengger di 10 film teratas. film hollywood hanya ada 2 dan satu lagi sebuah film dari Perancis. Menarik kan?

S: Saya kog jadi ingin tahu juga nich Pak Suray......kalau selama setahun atau katakanlah sejak Januari hingga Juni atau Juli ini.....secara rata-rata film Korea mampu bersaing dengan Hollywood?

PS: jawabannya: IYA. Sekali lagi IYA. ^^ hebat kan?
Ternyata nich San...film Korea yang masuk ke daftar 10 ten list hingga Juli ini telah ditonton rata-rata oleh 7 juga orang. Film film seperti Nameless Gangster, All about My Wife (naeanne moden goet), Architecture 101 (Gonchukhak gaeron) adalah film-film yang masuk ke daftar ini, Seon.

S: Dengan melihat ini ...saya juga menyadari bahwa di tengah derasnya impor film luar, ternyata film Korea tetap eksis bahkan melewati satu dasawarsa.

PS: Benar, San. Itulah yang perlu kita bagikan hal ini pada para pemirsa. Eh...kog pemirsa.

S: seperti siaran di TV saja nich pak Suray.

PS: Andai saja ya..^^ hehe (mimpiiiiiii)

Nah itu..dulu sekitar selebritis atau tepatnya info dunia perfilman Korea minggu ini. Sampai dengan info-info lainnya minggu depan.

Tempat Tempat Seru di Korea & Selebriti Talk (part 1)


This is an excerpt of my other show (Tempat Tempat Seru & Serba Serbi Selebriti) on KBS World Radio in Bahasa Indonesia and...broadcasted live from Seoul every Saturday night throughout Sunday. Just for the sake of keeping a record of what I have been doing in Korea, this is uploaded into my blog as it was written as an original text prior to broadcasting. Oh, for anyone who might not --yet-- be familiar with it, this is a kind of talk show with my fellow DJ, Sani ....up to the end of July and another DJ --produser Lee-- (as I call her) starting from the first week of August up to now....

SU (suray):  Ini dia saatnya untuk memulai acara TTS dengan saya sebagai penyiar yang baru.
Sani dan para pendengar, saya termasuk orang yang suka jalan-jalan dalam arti sebenarnya juga. Jadi, selama saya belajar di Korea, saya tak akan melewatkan waktu untuk jalan-jalan berpetualang melihat Korea sebisa dan sebanyak mungkin.
Untuk kali pertama dalam TTS ini, saya akan bercerita tentang sebuah pulau kecil bernama Odongdo. Lumayan kecil. Mungkin 8 kali luas lapangan sepakbola. Hehe besar juga sebenarnya kalau dikelilingi. Kaki saya capek jadinya.

S: Mengapa pak Suray / Suray  ingin bercerita tentang ini? Bisa dong cerita sedikit?

SU: iya, San. Begini....saya baru saja balik dari Yeosu untuk melihat Yeosu Expo. Nah, siapa yang tak tahu Yeosu saat ini? Bila para pendengar adalah pecinta Korea, pastinya tahu dan telah mendengar nama kota Yeosu ini.

S: Terus apa hubungannya dengan Yeosu Expo? Mungkin ada pendengar yang ingin tahu.
SU: Seperti yang Sani ketahui, pulau yang saya kunjungi ini terletak tepat nun jauh di depan Yeosu Expo. Jadi, saya akan menyimpan cerita tentang apa yang menarik dari Yeosu Expo pada kesempatan yang lain. Tapi kali ini saya akan bercerita tentang pulau Odongdo ini.

S: Apa yang menarik dari pulau ini, pak Suray?

SU: Nah, karena saya baru pertama kali ke Yeosu dan akhirnya berkesempatan melongok pulau ini, maka ada beberapa hal yang saya akhirnya tahu.

S: Apa saja itu?

SU: Pertama: ini nih. Saya membayangkan bahwa Yeosu tak akan seterkenal ini bila tak ada Yeosu. Namun, ini adalah pemikiran orang asing seperti saya. Saya mungkin tak akan ke Yeosu bila tak ada Expo. Namun, ternyata...Yeosu ini adalah pulau yang tidak asing bagi orang-orang Korea tentunya. 

Mengapa demikian? Karena saya yakin anak-anak SD pun pernah mendengar sejarah Laksamana Lee Sun Shin yang terkenal dengan Gobukseon atau kapal perang berbentuk kura-kuranya. Dengan armadanya yang dia komandokan dari pulau ini jugalah, dia berhasil mengusir armada Jepang dalam perang Imjin dan beberapa perang lainnya untuk mempertahankan kerajaan Jeoseon pada abad ke-16. Jadi tak ada orang Korea yang tidak kenal siapa Lee Sun Shin dengan kapal Gobukseon-nya yang dulu pernah ada di perairan pulau ini.

SU: Sani sendiri pasti tahu tentang ini, ya kan?
S: Tentu. 

SU: Nah dari segi sejarah .......segitu saja sudah cukup.

S: Lalu, apa lagi yang perlu diceritakan, pak Suray?

SU: Nach, dari pulau kecil inilah saya tahu bahwa pemerintah daerah Yeosu ini benar-benar merawat pulau yang sepertinya tak ada apa-apanya ini. Dari pulau ini pulalah saya belajar bahwa kalau pulau yang sekilas biasa ini, bila dirawat dan dipromosikan dengan baik, maka berduyun-duyun orang akan datang. Mau tahu apa saja yang menarik?

S: Ya, ayo apa lagi pak?

SU: biar menarik orang datang, maka: tentu saja tiket masuk tak ada alias GRATIS.
Lalu, yang menarik: sepanjang jalur setapak ini telah ada jalur jalan kaki tanpa sepatu alias telanjang kaki. Untuk apa coba? Sani bisa menebak?

S: Untuk apa ya? ..........................

SU: untuk menarik orang berjalan menikmati alam sambil berolah raga demi kesehatan. Ada beberapa jalur telah dipasangi berbagai macam batu-batu yang ditata sedemikian rupa dengan berbagai bentuk untuk meningkatkan aliran darah kita lewat kaki...semacam akupuntur kaki. Jadi, ketika saya kesana banyak sekali para manula dan orang berumur 50 tahun ke atas yang datang berkelompok untuk secara sengaja berjalan kaki menelusuri pulau ini.

S: Wah, apakah pak Suray juga melakukannya?

SU: Sayangnya tidak. Saya berjalan dengan sepatu tetap terpasang saja^^.
Dengan jalan yang naik turun menaiki hutan-hutan dan bebatuan, maka  jalan kaki sepanjang pulau ini sangat menyenangkan. Apalagi: pemerintah kota Yeosu telah memasang kaku-kayu dan tangga-tangga sepanjang jalur. Saya sangat terkesan dengan cara ini karena hal ini membantu para pendaki atau pejalan kaki termasuk anak-anak untuk dengan mudah menikmati alam, hutan, bunga, dan berbagai macam burung  yang memang ada dan terawat di pulau ini. Oya, pulau Odong ini dinamai demikian karena banyak pohon odong yang tumbuh di sana. ^^

S: Kira-kira adakah hal lain yang bisa dilakukan di sana, pak Suray?

SU: Bila berjalan-jalan di pulau bukan hal yang menarik, maka naik kapal tradisional mengelilingi pulau ini adalah pilihan yang terbaik.

S: Kapal tradisional? Wah, seperti apa itu, pak?

SU: Memang dari luar terkesan tradisional, tapi begitu di dalam ...tak perlu khawatir.....fasilitas keamanan tetap nomor satu....dan tradisional hanya motif luar...tapi perahu perahu ini digerakkan dengan mesin...jadi bisa memuat hingga puluhan penumpang. Belum lagi ada juga kapal ferry yang mewah dan bahkan....ada kapal pesiar yang lewat di sekeliling pulau ini. Kalau yang terakhir ini...karena Yeosu ingin menjadikan dirinya sebagai kota port atau pelabuhan yang layak dikunjungi wisatawan internasional.

Saya sendiri akhirnya berkesempatan mengelilingi pulau berkarang ini. Bagi para pendengar yang ingin berkunjung ke Yeosu, maka pastinya datang lewat Seoul, kan? Dengan KTX kereta cepat maka bisa sampai Yeosu dalam waktu sekitar 2,5 jam atau bis selama 5 jam. Ini termasuk cepat karena akses jalan bebas hambatan di Korea bisa diandalkan. Bayangkan bahwa jarak sekitar 500 km hanya dalam 2,5 jam atau 5 jam.

S: Kalau begitu bisa nich kita bersama-sama ke sana? Ada hal lain yang membuat pak Suray terkesan dengan pulau ini?

SU: Selain kebersihannya, saya sempat ke mercu suar yang terletak di pulau ini. Saya bersama pengunjung lain memang diperbolehkan naik ke lantai 6 mercusuar ini untuk melihat cakrawala sepanjang mata memandang...betapa indahnya pulau ini beserta pulau-pulau lainnya. Oya...saya sempat mengabadikan diri dengan kamera online di mercu suar ini ...dan yang asyik...begitu selesai difoto, maka foto kita akan langsung bisa terpampang di situs mercu suar secara langsung saat itu juga.... sebagai bukti bahwa kita telah ke sana. Kita bisa mendownloadnya juga. 

Cara yang asyik untuk menarik semakin banyak wisatawan.
Jadi: kesan saya terakhir adalah: dengan tanggung jawab pemerintah yang lihai dalam membungkus pulau sekecil Odongdo menjadi objek wisata serta dengan tanggung jawab pengunjung untuk turut menjaga kebersihan pulau, maka Odongdo adalah pulau yang layak dikunjungi bila pergi ke Yeosu.

Bahkan kita bisa menikmati Expo dari Odongdo, tapi kita tak bisa menikmati Odongdo dari Expo. ^^ Terlalu berlebihan? Nggak juga.
Maka, bila ke Yeosu Expo tidak berkunjung ke pulau ini, maka belum lengkap rasanya.

Serba Serbi Selebriti

S: Pak Suray, untuk acara SSS kali ini, ada cerita apa yang akan dibawakan?

SU: Sani, tahukah kira-kira siapa artis dalam hal ini penyanyi atau grup band yang penjualannya paling tinggi hingga pertengahan tahun 2012 ini?

S: Super Junior-kah? Atau mungkin Big Bang? Atau mungkin Shinee?

SU: hmm.....ingin tahu jawabannya? Mereka adalah salah satu dari ketiganya.

S: Big Bang?

SU: Ya, benar. Wah, memang banyak yang menduga atau paling tidak mengira seperti itu dan memang benar adanya. Dari informasi yang saya peroleh, Bing Bang adalah boy group yang penjualan album baik bentuk fisiknya melampaui 250.000 keping hingga akhir Mei lalu.
Ternyata nich...Big Bang dengan mini album “Alive”-nya telah berhasil ‘memasarkan’ 267,319 buah keping albumnya. Ternyata lagi nich...SHINee hanya sedikit di atas 165.000. Hmm pantas bila ada yang menyebut Big Bang ini Raja penjualan. Hmm ini kan perhitungan hingga pertengahan tahun.

S: Jadi, bisa jadi itu berubah ya Pak Suray?

SU: Tentu dengan melihat tingkat kompetisi dan berbagai macam cara menarik yang dibuat para grup untuk terus berkreasi. Kita lihat saja nanti. Lalu, untuk yang grup cewek kira-kira Sani bisa menebaknya?
S: Melihat apa yang terjadi saat ini...sepertinya T-ara.

SU: Wow...hebat Sani. Saya juga baru mengetahui bahwa T-ara dengan “Lovey Dovey’nya unggul dalam penjualan digitalnya.
Tapi Sani, ini bukan yang penting untuk kita bicarakan, yang perlu saya ungkapkan di sini adalah bahwa pemasaran suatu album Kpop yang saat ini para pendengar setia cintai adalah dua hal yang terus kejar-kejaran. Dengan adanya sistem penjualan yang tertata, maka memang bisa diketahui berapa jumlah keping baik secara nyata maupun digital yang terjual. Hal ini membuat tingkat persaingan sangat ketat.

Pssst...ngomong-ngomong....ini belum termasuk ...penjualan tak resmi alias unduh mengunduh di dunia internet. ^^ hmmmm......begitulah nyatanya. Banyak orang yang sekarang dengan mudah bisa mengunduh bahkan lagu-lagu terbaru dari internet. Memang ini tak resmi....tapi itulah kenyataannya. Seperti di Indonesia yang penjualan CD aslinya belum tentu ada distributor resminyz, maka tak ayal..internet adalah penyelamat dan pelepas dahaga para penggemar semua hal tentang Korea.

S: Ya, benar. ........................................   Ada lagi cerita lain, pak Suray?

SU: Ya, saya ingin menyinggung bahwa sekarang seperti yang Sani ketahui dan para pendengar ketahui juga nich....., Kpop dan seluk beluknya memang sekarang telah mendunia. Untuk itulah...untuk terus meningkatkan citra dan daya jualnya, maka kerjasama dengan para dedengkot management artis dunia adalah suatu yang lumrah terjadi. Jadi, ini ada berita lagi nich Sani.......mengenai bagaimana desainer 2NE1, si Jeremy Scott, yang akan menata semua gaun dan fesyen aggota 2NE1 dalam World Tour mereka New Evolution. Ingat kan minggu lalu dalam SSS juga diceritakan mengenai ...ngetrend-nya world tour-world tour yang akan diusung banyak artis Korea?

Katanya nich, konser kali ini akan jadi Feast for the Eyes and Ears: hmmm....Santapan untuk mata dan telinga gitulah. Siapa yang tak mau melihat grup 2NE1 dengan kostum-kostum menawan yang pastinya bisa membuat para penggemarnya....domblong (maaf)...ternganga....dan terpana.

Terus ada lagi, mereka akan memasang bassist , si Divinity Roxx yg merupakan bassist-nya World Tour si Beyonce. Nach ini yang ingin saya tekankan, Sani.
K-Pop kan telah selama satu dasawarsa melanglang dunia ‘menggegarkan’ dunia hiburan di banyak negara. Maka harus ada cara baru, teknik unik, konsep baru, baru baru baru dan baru...karena kalau tidak....orang akan bosan.

Ini ada hubungan dengan artikel the Korea Times edisi Mei lalu yang mengatakan bahwa Kpop tak akan bertahan dalam lima tahun ke depan. Nach, ini menjadi berita pro dan kontra di antara penggemar sendiri di dunia maya. Apakah para pendengar juga menjadi salah satunya? Bila ya, silakan ungkapkan pendapat kalian mengenai hal ini. Setuju atau tidak bahwa Kpop atau Hallyu hanya akan bertahan 5 tahun ke depan. 

Ini bukan ramal meramal. Tapi sebagai penggemar pastinya punya alasan untuk melihat artikel di Korea Times itu.

Ini dulu SSS kita kali ini. Kita sambung lagi minggu depan dengan hal-hal asyik lainnya.







You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...