안녕하세요?...Welcome to Suray's World & Beyond

where you will see what I treasure and cherish in simple yet wonderful life.


Showing posts with label KBS versi Indonesia. Show all posts
Showing posts with label KBS versi Indonesia. Show all posts

Saturday, August 18, 2012

Korea di Olimpiade London (part 3)


(This is an excerpt of a radio show (about Korea's achievement in 2012 London Olympics) that I hosted via KBS World Radio from July 27 - August 12, 2012). As an act to capture and make it eternal, I uploaded the transcript as it is).

PANDANGAN MATA OLIMPIADE LONDON 2012

Selamat berjumpa kembali Pendengar KBS World Radio seksi bahasa Indonesia.
Seperti biasa, kali ini saya akan membawa Anda untuk mengikuti perkembangan terkini dari London terutama bagaimana para atlet Korea Selatan menorehkan prestasinya. Selain itu tentu saya juga akan memberikan laporan mengenai kejadian lain di seputar Olimpiade London.

김재범 금메달 순간  
Berita menggembirakan yang hari ini membuat seluruh rakyat Korea bersyukur dan bersorak datang dari cabang JUDO. Hal ini tentu karena cabang ini baru saja menyumbangkan satu medali emas dari kegesitan dan kekuatan Kim Jae Beom di arena Judo kategori di bawah 81 kg putra. dalam pertandingan final di Excel Center, Kim Jae Beom mengalahkan Ole Bischof Jerman. Ini adalah prestasi pertama Judoka berumur 27 tahun ini yang pada saat Olimpiade Beijing 2008 lalu dikalahkan oleh Bischof. Jadi, bisa dikatakan ini adalah prestasi yang bermakna karena dia akhirnya mengalahkan lawan tandingnya 4 tahun lalu.
Terlebih lagi, medali emas ini adalah obat penawar dan senyum manis bagi Korea yang sejak dua hari lalu dirundung duka karena dua pejudo lainnya, yaitu Jo Jun Ho dan Wang Ki Chun gagal mempersembahkan medali satu pun. Jadi, inilah kabar gembira yang dirayakan oleh rakyat Korea saat ini. Nah, bagaimana kesan Kim Jae Beom sesaat setelah menang? Mari kita dengarkan apa katanya.
김재범 소감
“ Saya tak bisa berkata apa-apa. Hanya rasa syukur yang saya rasakan... Rasanya seperti hidup dan mati karena saya sempat kalah. Lalu sempat merasa mati, dan sekarang menang. Intinya...saya harus ambil kesempatan ini...Lalu saya mengikuti apa saran pelatih saya, yaitu untuk banyak menyerang menggunakan kaki....Ya, itu saja yang terpikirkan. Oh, Saya tak tahu beginikah rasanya menang.”

Pendengar, dengan demikian, Kim jae Bom bisa dikatakan telah meraih grand slam Judo karena dalam ajang Judo Asia dia telah menang 4 kali, lalu dia menang di Asian Games Guangzhou tahun 2010, lalu sempat menang 2 kali di Ajang Judo Dunia hingga saat ini Olimpiade 2012. Memang suatu prestasi yang patut dicatat.

 펜싱 동메달 순간
Pendengar, ada satu lagi berita membanggakan dari atlet Korea, yaitu dari atlet anggar laki-laki bernama Choi Byeong Cheol. Dia akhirnya berhasil mendapatkan medali perunggu Olimpiade dan sekaligus sebagai medali pertama untuk Korea di cabang anggar. Prestasi Choi Byeong Cheol ini bisa dibilang ajaib karena dia adalah atlet anggar yang selama 12 tahun terakhir ini tak pernah henti mengikuti Olimpiade walaupun tanpa hasil, yaitu pada saat Olimpiade Athena 2004 dan Olimpiade Beijing 2008. Bisa dikatakan, perolehan medali ini seakan mengulang kesuksesan Korea di cabang anggar saat Olimpiade Sydney tahun 2000 di mana saat itu Korea berhasil meraih emas dari tangan Kim Young Ho dan medali perunggu dari tangan Lee Sang-ki.
Dengan pertandingan yang sengit dan diwarnai saat-saat di mana Choi sempat ketinggalan skor, kali ini Choi Byeong Cheol akhirnya berhasil mengalahkan Andrea Baldini dari Italia dengan skor 15-14 dalam cabang anggar kelas Foil Perorangan Putra.

Nah, laga apa yang akan diikuti oleh atlet Korea besok? Pada malam hingga subuh nanti, Tim Sepak Bola Korea akan bertanding melawan tim kesebelasan dari Gabon.
Sementara itu, atlet Angkat Besi pria Sae Jae Hyeok akan bertanding di kelas 77 kg.
Kita nantikan laga mereka yang berusaha untuk mendapatkan medali emas. Kita harapkan keringat dan daya juang para atlet Korea memperoleh hasil terbaik.
Sekian PANDANGAN MATA ajang Olimpiade London 2012.
Saya Suray, Terima kasih dan Sampai Jumpa dalam pandangan mata Olimpiade London 2012 berikutnya. Salam Olahraga!


Korea di Olimpiade London (part 2)


(This is an excerpt of a radio show (about Korea's achievement in 2012 London Olympics) that I hosted via KBS World Radio from July 27 - August 12, 2012). As an act to capture and make it eternal, I uploaded the transcript as it is).

PANDANGAN MATA OLIMPIADE LONDON 2012
Selamat berjumpa para Pendengar KBS World Radio seksi bahasa Indonesia.
Dalam acara pandangan mata Olimpiade London kali ini, saya akan mengajak Anda untuk melihat kejadian dan hal-hal apa saja perlu kita ketahui sekitar kiprah para atlet Korea Selatan.

Sampai 31 Juli, Korea menduduki urutan ke-6 dengan perolehan medali sebanyak 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Seperti yang telah banyak diberitakan, target tim nasional Korea pada Olimpiade London ini adalah 10 medali emas untuk mempertahankan posisi di 10 besar dunia. Namun, sepertinya ini akan banyak mendapat tantangan yang tak kecil. Untuk sementara, marilah kita tetap melihat bagaimana mereka bertanding hingga hari ini.
박태환 은메달
Pertama, marilah kita tengok harapan Korea di arena renang, yaitu Park Tae Hwan. Si Marine Boy ini kemarin berhasil meraih medali Perak dalam laga renang 200 meter gaya bebas. Bersama atlet Cina dia meraih perak karena waktu tempuh yang sama yaitu 44,93 detik. Sementara itu, medali emas diraih oleh Yannick Agnel dari Prancis. Dengan demikian, waktu tempuh Park ini adalah 0,13 detik lebih lama dibandingkan saat dia membuat rekor Asia di Asian Games Guangzhou 2010 yang lalu. Namun, yang penting adalah si Marine Boy Park Tae Hwan ini telah menyumbangkan senyum medali perak kepada segenap rakyat Korea yang selalu mendukungnya.
핸드볼 효과
Lalu, mari kita tengok apa yang terjadi dengan Tim Bola tangan atau Handball tim putri Korea yang pernah difilmkan dengan udul ‘우생순(우리 생애 최고의 순간) atau ‘Saat yang paling indah dalam kehidupan kita’. Bola tangan pernah meraih medali emas 2 kali dalam Olimpiade, namun justru tidak begitu didukung dan populer dalam masyarakat Korea. Untuk sementara, tim bola tangan ini menduduki urutan pertama dalam grup B untuk penyisihan grup dengan mengalahkan Spanyol dan Denmark. Yang perlu kami beritakan di sini adalah ada seorang musisi Korea yaitu Park Hwan Kyu yang menciptakan lagu khusus untuk mereka dengan judul “Don’t Say”. Dia berharap dengan lagu ini dia bisa memberikan sesuatu pada mereka. Hasil penjualan lagu ini semuanya akan dihibahkan demi perkembangan handball di Korea. Bahkan dengan didukung 100 orang supporter resmi handball, dia membuat musik video untuk lagu ini. “ Ini adalah bentuk dukungan kami buat tim bola tangan putri Korea.

Namun pendengar, ada beberapa kejadian pahit yang menimpa atlet Korea kemarin.
Pertama, Pejudo Korea, Wang Gi Chun, yang menempati rangking pertama pejudo Dunia, Ternyata, dia belum dapat mendapatkan medali karena luka di bagian sikunya. Selain itu dia juga lebih banyak bertanding dibandingkan para atlet lain sehingga kelelahan. Ternyata, pendengar....pada Olimpiade 2008 di Beijing pun dia sempat mengalami patah tulang iga saat bertanding sehingga tak bisa melanjutkan lomba. Dan... sekarang dia mengalami patah di siku tangan kanannya. Itulah salah satu alasan dia tak bisa menyumbangkan medali kali ini. Disayangkan memang.
Kedua, yang menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat dan media Korea adalah apa yang dialami atlet anggar putri Korea, Shin A Ram. Dalam cabang Epee, dia sebenarnya memiliki kesempatan untuk lolos ke babak final walaupun imbang saja dengan skor 5-5, namun serangan pemain Jerman disahkan walaupun waktu pertandingannya sudah berakhir. Itulah mengapa Shin A Ram sedih dan menangis dengan apa yang menimpanya. Bahkan ada suara keluh kesah di masyarakat bahwa sepertinya ada semacam diskriminasi terhadap atlet dari negara-negara tertentu. Namun, terlepas dari itu, Shin A Ram akan tetap diingat sebagai salah seorang atlet anggar yang telah berjuang terbaik demi bangsanya.

Nah, Pada malam dan subuh nanti pemain Judo Kim Jae Beom akan bertanding di kelas 81 kg. Kita nantikan dan dukung atlet ini agar berhasil. Dan yang pasti, keberhasilan Kim Jae Beom sangat diharapkan oleh rekan pejudo lainnya, yaitu Jo Jun Ho dan Wang Gi Chun. Selain itu, hal ini akan menyenangkan juga hati para penggemar dan pendukungnya.
Sekian PANDANGAN MATA ajang Olimpiade London 2012.
Saya Suray, Terima kasih dan Sampai Jumpa dalam pandangan mata Olimpiade London 2012 berikutnya. Salam Olahraga!




Tuesday, May 15, 2012

RKI KBS WORld RadioKBS World siaran Indonesia

It was like a dejavu. yup, De Ja Vu, Dejavu??? Ok. I said it. how come? Well, to sum the situation up would be like....underestimating what I truly felt that day. 
keep it short: I visited KBS World Radio where I used to work 10 years ago.^^ 
The whole office still looked the same. I was so amazed by the people who were still working there. Why not? They are the most dedicated people who keep delivering news about Korea and its stuffs to Indonesian listeners and viewers 24/7.^^

With Ms. Hong after an interview session. I was so happy that I could not express it in words. The thing was....all of the past memories flashed back right into my eyes and head at the same time. 

All of my colleagues or co-workers who were working when I was there 10 years ago...were here, still. Feel like a dejavu. Good and a remarkable feeling, indeed.
I would love to be part of it, again. 

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...