안녕하세요?...Welcome to Suray's World & Beyond

where you will see what I treasure and cherish in simple yet wonderful life.


Showing posts with label 손연재. Show all posts
Showing posts with label 손연재. Show all posts

Saturday, August 18, 2012

Korea di Olimpiade London (part 7)


This is an excerpt of a radio show (about Korea's achievement in 2012 London Olympics) that I hosted via KBS World Radio from July 27 - August 12, 2012). As an act to capture and make it eternal, I uploaded the transcript as it is).

PANDANGAN MATA OLIMPIADE LONDON 2012

Selamat berjumpa kembali para pendengar KBS World Radio seksi bahasa Indonesia.
Tak terasa ajang olimpiade London tinggal beberapa hari lagi tersisa. namun masih banyak pertandingan yang patut kita tonton, terutama karena para atlet Korea masih harus berjuang untuk memperebutkan beberapa medali di beberapa cabang. Mari kita tengok apa saja ajang olahraga tersebut.

Pendengar, walaupun kemarin tidak ada medali yang diraih tim Korea, timnas Korea tetap memberikan secercah harapan pada masyarakat Korea. Pertandingan perebutan medali perunggu di cabang bola tangan, bola voli, dan sepak bola besok adalah tiga cabang yang banyak dinantikan.

Mari kita tengok tim bola voli putri Korea Selatan yang kemarin bertanding dalam semifinal. Walaupun tim ini kalah 0 – 3 melawan Amerika Serikat pada pertandingan Kamis kemarin, tim ini terlihat telah berusaha sekuatnya melawan tim tangguh AS. Untuk itu, tim bola voli putri akan menghadapi Jepang pada hari Sabtu untuk memperebutkan tempat ketiga atau medali perunggu. Jika memang, maka ini akan menjadi medali Korea pertama dalam cabang bola voli putri di tingkat dunia. 

Ada satu hal yang perlu kami sampaikan pada para pendengar, yaitu salah seorang atlet bola voli putri Korea yang bernama Kim Yeon Kyeong adalah atlet voli putri kelas dunia yang diakui karena kegesitannya dalam memimpin permainan voli untuk timnya. Singkat kata, dengan berhasilnya masuk ke semifinal, tim bola voli putri Korea dapat dikatakan sebagai tim voli kelas dunia. Dia pun berkata bahwa dia akan berusaha sekuat tenaga membawa medali untuk bangsanya. Kita tunggu bagaimana hasilnya nanti.

Sekarang, mari kita beralih ke cabang bola tangan putri. Tim putri ini kemarin kalah melawan Norwegia dengan skor 25 – 31 dalam babak semifinal. Untuk itu, tim ini harus melawan Spanyol di hari Minggu nanti untuk mendapatkan perunggu. Sekarang mari kita simak petikan wawancara dengan Woo Seon Hee, salah seorang pemainnya.
<   Woo Seon Hee >

Ternyata lawan dalam babak ini sangat tangguh. Tim kami yang cedera dan tak ada pemain pengganti. Dari segi kekuatan pun seakan banyak tertinggal. Jadi, kami akan berusahan sekuat tenaga lagi untuk mendapatkan medali perunggu dalam laga berikutnya. Terima kasih.

<  손연재 중계 효과 >
Seperti yang kami beritakan kemarin, pesenam ritmik yaitu Son Yeon Jae mempunyai kans besar untuk masuk ke final Olimpiade London. Dia terlihat begitu menawan dalam mempertontonkan kebolehannya dalam senam ritmik sambil membawa bola dan pita. Hal itu selaras dengan kelenturan tubuhnya yang menunjang lompatan tingginya. Intinya kepiawaiannya tidak tertinggal dari pesenam dunia lainnya.

< Son Yeon jae >
"Secara keseluruhan, saya tampil stabil. Memang, saya sempat berbuat kesalahan kecil dengan bolanya, namun bila berhasil masuk final saya akan memperbaikinya dan akan lebih konsentrasi. Jadi sepertinya tak masalah. Walaupun begitu, tingkat kesulitan senam dengan tongkat dan pita memang lebih sulit dibandingkan dengan hoop dan bola, jadi saya harus lebih berkonsentrasi lagi. Jadi, saya akan melupakan kejadian dengan hoop dan bola tadi, dan akan berusaha lebih baik dalam senam senam tongkat dan pita."

Intinya, Son Yeon Jae dalam pertandingan hari pertama telah menunjukkan yang terbaik dalam kelasnya. Dia tahu bahwa dialah harapan tim Korea dalam senam ritmik di Olimpiade ini.

Nah, pendengar laga apa yang ada di akhir pekan ini?  Taekwondoin putri kelas 67 kg yaitu Hwang Kyeong Seon peraih emas Olimpiade Beijing akan bertanding untuk mempertahankan gelarnya. 

Sementara itu, banyak warga Korea juga menunggu pertandingan sepak bola antara Korea – Jepang untuk memperebutkan tempat ketiga supremasi sepakbola Olimpiade. Dan yang akan membuat laga ini semakin mendebarkan, adalah karena harga diri kedua bangsa akan mewarnai pertandingan ini.

Pendengar, sekian PANDANGAN MATA Olimpiade London 2012. Terima kasih telah mengikuti rangkaian acara kami selama ini. Salam Olah Raga. 

Korea di Olimpiade London (part 6)


This is an excerpt of a radio show (about Korea's achievement in 2012 London Olympics) that I hosted via KBS World Radio from July 27 - August 12, 2012). As an act to capture and make it eternal, I uploaded the transcript as it is).

PANDANGAN MATA OLIMPIADE LONDON 2012

Selamat berjumpa kembali para pendengar KBS World Radio seksi bahasa Indonesia.
Pada hari ke-13 penyelenggaraan Olimpiade, bendera Korea terus tak henti-hentinya berkibar di arena Olimpiade London. Setelah berita tentang medali emas beberapa hari lalu, kemarin medali perak di cabang taekwondo dan tenis meja menambah perolehan medali bagi tim Korea. Jadi hingga hari ini Korea sudah meraih 12 emas, 7 perak, dan 6 perunggu.

Pendengar, dari arena tim tenis meja ada kisah yang perlu kami berikan. Tim tenis meja putra, yang terdiri dari Ju Sae-hyeok, Oh Sang-eun and Yu Seung-min meraih medali perak setelah bermain melawan Cina dengan skor 3-0 di ExCel Arena. Seperti yang kita ketahui, tim tenis meja Cina adalah lawan yang tangguh. Untuk itu, berhasilnya tim Korea yang terdiri dari atlet veteran berumur 30 tahunan ini melawan atlet tangguh Cina memang patut dihargai. Ju Sae-hyeok pernah menjadi seorang atlet yang tak terkalahkan, sementara saat laga kemarin seorang mitranya itu Yu Seung min ternyata terkena cedera sehingga tidak sedang dalam keadaan yang fit. Berikut petikan wawancara dengan Yu Seung Min dan Oh Sang Eun.

< Yu Seung Min & Oh Sang-eun >

“Memang sayang kami tak mendapatkan medali emas, namun saya rasa medali perak ini sangat bermakna karena kami mendapatkannya di arena Olimpiade.”

“ Karena banyak pemain junior yang berbakat, kami ingin meneruskan pengetahuan dan keterampilan kami kepada para junior agar nantinya bisa membantu mereka tampil lebih baik dalam Olimpiade Brasil.”

Walaupun begitu, pendengar....ketiga pemain tenis meja itu telah bermain habis-habisan. Tim tenis meja putra ini memang tidak berhasil meraih emas, namun ....stamina, kegigihan, pengalaman, dan semangat pantang menyerah yang dengan jelas dan nyata mereka tunjukkan saat pertandingan melawan Cina, seakan telah membuktikan bahwa medali perak yang mereka dapatkan pun tetap bermakna dan bernilai.

< Taekwondo >
Walaupun pada Olimpiade Beijing 4 tahun lalu, para atlet taekwondo berhasil mempersembahkan 4 buah medali emas, pada pertandingan hari pertama cabang taekwondo hari Rabu lalu, Korea hanya mampu mempersembahkan medali perak. Atlet Taekwondo Korea, Lee Dae Hoon mendapatkan medali peraknya dalam cabang ini di kelas 58 kg. Dia harus menerima skor 17 – 8 untuk atlet Spanyol, Joel Gonzales Bonilla.  Namun, bila dilihat dari segi usia yang ternyata Lee Dae Hoon adalah atlet termuda di timnya, perolehan medali perak ini adalah langkah awal untuk babak-babak selanjutnya. Sebagai negara cikal bakal taekwondo, Korea memang harus melihat kenyataan bahwa banyak atlet negara lain yang juga telah berkembang. Untuk itu, bagaimana sepak terjang taekwondoin lainnya seperti Hwang Kyeong Seon dan Lee In Jung yang keduanya atlet putri, serta Cha dong Min di kelas 80 kg putra? Kita akan terus menunggu hasilnya.

Kita beralih ke cabang Senam Ritmik. Pada hari kamis pagi waktu London, pesenam ritmik putri yaitu Son Yeon Jae berlaga di cabang ini. Target yang ingin dicapai pesenam ini adalah masuk ke babak final. Namun, untuk itu, dia harus menjadi 10 besar teratas di antara 24 pesenam yang bertanding di babak prakualifikasi. Dengan pengalaman pernah menjadi rangking ke-9 di ajang senam dunia bulan Juli lalu di Belarusia, Seon Yeon Jae punya peluang untuk meraihnya.

Nah, pendengar, selain laga senam ritmik, pada hari Kamis ini Korea juga akan melawan AS dalam laga semifinal bola voli wanita. Sementara itu, tim bola tangan putri juga akan melawan Norwegia dalam semifinal. Selain itu, pegulat putri Eom Ji Eun juga akan bertanding di kelas 55 kg. Inilah laga-laga yang akan terus dinantikan para pendukung setia tim nasional Korea.
Sekian PANDANGAN MATA ajang Olimpiade London 2012.
Terima kasih dan Sampai Jumpa dalam pandangan mata Olimpiade London 2012 berikutnya. Salam Olahraga!

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...